Home / Catatan Siswa / Kumpulan Puisi Edisi Januari 2020
puisi persahabatan, puisi panjang, contoh puisi bebas, puisi guru, puisi cinta, ma insan generasi islami, ma igi

Kumpulan Puisi Edisi Januari 2020

puisi persahabatan, puisi panjang, contoh puisi bebas, puisi guru, puisi cinta, ma insan generasi islami, ma igi

Kumpulan Puisi Edisi Januari 2020

Puisi “AYAH”
ayah Lihatlah putri kecilmu dulu
Yang selalu ingin dimanjamu
Dan diperhatikan selalu olehmu
Yang tak pernah lelah bersamaku

Kini sudah besar
Sudah mandiri

Dan bisa membedakan
Antara baik buruknya sesuatu

Ayah….
Terima kasih untuk semuanya
Maaf sejauh ini anak ayah
Yang nakal ini belum bisa
Membalas jasa-jasa ayah

# kelas XI-B

Puisi “ILMU”
Kemarin aku berada di guwa
Tanpa cahaya
Kemaren aku berjalan dilorong
Tanpa memopong
Kemaren aku duduk di kursi
Tanpa mimpi
Tapi revolusi sudah bereaksi
Kini semuanya tentangmu
Kehadiranmu akan ada setiap waktu
Aku menyambutmu di duniaku
Bukan hanya dalam imajinasiku

# kelas XI-B

Puisi “SAHABAT”
Sesunyi malam yang bertabur bintang
Seindah alunan gitar kita
Semua kenangan ini tak akan terlupa
Kan abadi slalu didalam jiwa

Kini semua hanya tinggal kenangan
Kenangan indah yang tlah kita lalui
Ini semua tentang masa yang indah
saat kita berduka, saat kita tertawa

Memori yang tlah kita ciptakan bersama
Akankah berakhir saat ini juga

# kelas XI-A

Puisi “SIRNA”
Saat kau hadirkan kepercayaan
Terikat kuat dalam perasaan
Lalu kau tancapkan kedustaan
Yang mengalir dalam ucapan

Ketika rasa itu mulai ada
Kau goreskan sebuah luka
Tanpa prasangka
Bara hati mulai nyata

Sadar…
rasa itu sangat menyakitkan
Dan menghapus segala harapan
Segala harapan yang tertanam

Biarlah…
Biar menjadi kisah cinta yang terus mengalir
Mengalir tanpa tau ujungnya
Hingga…. Rasa itu sirna

# kelas XI-B

Puisi “SIAPA AKU”
Hamparan langitpun mulai kelam
Dikala mentari mulai pulang pada pangkuan
Matakupun terpejam ,
Berharap semua akan menjadi kenyataan

Kutelusuri dimana arah mimpi yang dulu kutanam
Langkah kaki yang dulu ku ukir dalam ingatan
Lukisan arah tenggelam ,
Kian tertinggal jejak ditengah lautan

Baca Juga  Cerpen "Azaria Amam"

Kusadari… bukan sang pelangi yang memancarkan keindahan
Menjulang tinggi diatas awan sebatas khayalan
Hanyalah… sebutir kerikil kecil diujung jalan
Mencari arah jejak sang pejuang .

Menengadah ingin menuju bulan ,
Mencoba terbang dengan patahan sayap hilang
Ingin menggapai tujuan
Berlari kencang walau kaki pincang

Hanya ingin ku balaskan
Tuk tidak mengecewakan semua insan
Setiap ku pejamkan slalu ku tanyakan ,
Siapa aku dimasa depan.

# kelas XII-B

Puisi “LANGIT”
Aku bukan matahari yang senantiasa menemani bumi
Aku bukan bulan yang selalu menyinari bumi
Aku bukan pula bintang yang menghiasi bumi
Tapi aku adalah langit !
Yang selalu kau tatap tapi tak pernah kau kagumi

Saat kau menengadah ,kau melihatku .tapi kau puji matahari
Saat kau menatapku ,kau puji bulan dan bintang
Tapi kau tak pernah menyadari bahwa aku lebih luas
Dari mereka .aku yang memeluk bumi dan aku yang setia
Menamani bumi ,siang bahkan malam aku tetap disana

Aku hanyalah pelampiasan
Saat matahari ingin tenggelam
Sehingga aku menjelma menjadi senja
Yang menawan, dan dihina saat senjaku tenggelam.
# kelas X-B

Puisi “PAHLAWANKU”
Pahlawanku….
Gelap terang tak pernah kau hiraukan
Suara dan langkahmu
Tak pernah berhenti
Hingga Indonesia bersuara….
Merdeka ,merdeka ,merdeka

Pahlawanku…
Hadirmu di kehidupan
masyarakat Indonesia
selalu ditungu
kami rakyat Indonesia selalu
memanggil namamu…

Pahlawanku…
Begitu banyak darah yang kau teteskan
Demi kami rakyat Indonesiamu…
Jasamu ,pengorbananmu ,
Selalu tertanam dalam hatiku

# kelas XI-B

Kumpulan Puisi diatas merupakan hasil karya dari siswa dan siswi MA Insan Generasi Islami

About Osis Osis

Check Also

cerita humor, pencuri mangga, ma insan generasi islami, ma igi

Cerita Humor “Pencuri Mangga”

Cerita Humor “Pencuri Mangga” Pada suatu pagi, disaat bu jamih pergi untuk melihat kebun mangga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *